Parade Portrait

Masih dalam acara parade pembukaan Pesta Kesenian Bali 2012 kemarin di Bajra Sandi, Renon. Beberapa kali sempat mengabadikan foto portrait para peserta pawai, mulai dari mereka yang berpakaian adat Bali hingga peserta dari tanah Batak.

Berikut beberapa foto-fotonya, enjoy.

Continue reading

Ni Nyoman Sari, Generasi Tua Pengerajin Kain Cepuk

Tak banyak yang bisa saya ketahui dari pertemuan singkat dengan seorang nenek yang memiliki nama lengkap Ni Nyoman Sari, ketika ditanya tentang umur dia hanya bisa terkekeh dengan gigi yang ompong dan guratan-guratan keriput yang kian menegas diwajahnya, dia tak pernah tahu berapa umurnya sendiri.
Sejak masih kecil dia sudah diajari oleh ibunda tercinta untuk belajar menenun terutama untuk menenun Saudan, sebuah selendang tenun Bebali (khas masyarakat Bali) yang berfungsi menutup dada seorang wanita ketika menikah dan fungsi lainya adalah sebagai pengikat keris yang digunakan oleh para lelaki yang melakukan upacara pernikahan.

Sang nenek pengerajin Tenun Cepuk terlihat serius menenun di dalam rumah kecilnya.
Continue reading

Menggantungkan Hidup Pada Rumput Laut

Alarm pagi itu belum berbunyi tapi suara panggilan teman membangunkan saya lebih awal dari rencana, jadilah saya berangkat jam 5 subuh menuju pantai sebelah utara dari Pulau Nusa Lembongan. “Semoga pagi ini cerah” kata saya dalam hati, menancap motor matic sewaan menuju lokasi yang sudah disepakati kemarin. Pantai yang saya tuju memang memiliki jarak yang tak terlalu jauh dari tempat saya menginap tapi dinginya cuaca subuh itu lumayan bikin menggigil sementara matahari belum juga nampak bersinar. Setelah sempat melakukan slow speed photo landscape badan mulai terasa hangat, alam bersahabat pagi ini.

Semua petani rumput laut pagi itu nampak sangat sibuk, sebagian memanen di laut dan sebagian yang lainya sedang membuka hamparan plastik yang menutupi rumput laut basah untuk dikeringkan di pesisir dan pekarangan rumah mereka masing-masing. Tak terkecuali Bapak Made Warta, pria yang berusia 40 tahun ini sedang megorek-ngorek hasil panen rumput lautnya dengan menggunakan sejenis cangkul berbahan kayu sementara sang istri Ni Wayan Yasih yang 11 tahun ini sudah dinikahinya sibuk menebar rumput laut di sisi lain.

Selamat pagi para pengejar mimpi.

Continue reading

Harapan Baru Mbah Marsorejo

Ada sedikit cerita lain dalam perjalanan saya ke Desa Kinahrejo, di siang yang berawan itu sebuah kebetulan Kinahrejo sedang dikunjungi oleh ratusan bahkan ribuan pengunjung yang datang, sebuah kebetulan juga Tim Merapi sedang melakukan pembangunan beberapa rumah sederhana untuk penduduk setempat yang masih selamat.

Mbah Marsorejo sumringah ketika dia sedang dibangunkan sebuah rumah sederhana.

Continue reading

Kanjeng Raden Ario Tumenggung Wirantodiningrat

Siang itu Kota Solo sangat terik, maksud hati untuk mengelilingi Keraton Solo akan tetapi kunjungan kami tidak tepat, ternyata setiap Jumat Keraton ditutup untuk umum, akhirnya kaki kami langkahkan menuju sebuah rumah nan bersahaja seperti penghuninya. Tak jauh dari jalan utama Kedunglumbu, Pasar Kliwon kaki melangkah memasuki gang yang tak begitu lebar, disambut senyum sumringah dan sapaan yang hangat dari seorang perempuan baya.

Mbah Wir, begitu saya memanggilnya, beliau menunjukan lencana semasa menjadi Pangilam di Kraton Solo dulu.

Continue reading