Gurun Yang Berbisik?

Tak jauh dari Padang Savana Bromo, kaki-kaki kami diantar menuju bukit berpasir, gundukan pasir hitam yang terbentang luas sementara puncak Gunung Batok masih bisa terlihat jelas dari sisi selatan. Areal gurun ini dikenal dengan nama Pasir Berbisik, Pasir Berbisik sendiri adalah sebuah judul film garapan Garin Nugroho dimana beberapa adengan pada film tersebut dilakukan di disini hingga akhirnya gurun inipun menyandang nama yang sama.

Ini adalah salah satu destinasi wajib bagi mereka yang baru pertama kali ke Bromo namun, saya hampir tidak menemukan aktifitas yang berarti disini, aktifitas manusia maupun hewan. Selain kami bertujuh, tamu yang dilanda rasa haus pada siang itu. Tak ada hewan yang merangkak tidak pula ada yang terbang, barangkali enggan.

Disinilah kunjungan kami yang paling singkat, kami tak beranjak terlalu jauh dari jeep yang mengantarkan kami, beberapa jurang lumayan dalam terhampar disisi kanan kiri, puncak-puncak bebukitan yang terhampar rata-rata berdataran sempit.

Haus kian menyekik kerongkongan, entah kenapa kami begitu alpa untuk membawa air mineral, tadinya saya pikir saya sendiri yang tidak berbekal air minum tapi ternyata seluruh teman perjalanan melupakannya. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang kepenginapan, sudah saatnya mengisi perut dengan Rawon banjir dan segelas teh panas diwarung depan wisma.

2 thoughts on “Gurun Yang Berbisik?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s