Melancong ke Pura Taman Ayun

Anda suka memancing? Jika iya, cobalah datang ke Pura Taman Ayun, Mengwi. Mungkin disini anda bisa menemukan feel yang berbeda dengan memancing di tempat lain. Taman yang sebenarnya adalah Pura Paibon atau Pura Ibu dari Kerajaan Mengwi dan masuk kedalam kabupaten Badung. Mungkin anda bertanya-tanya apa hubunganya hobby mancing dengan pura ini? Hmmm… Tahukah anda bahwa Pura Taman Ayun yang memiliki luas sekitar 2,5 hektar di kelilingi oleh kolam ikan yang sangat luas. Jangan heran oleh karenanya ketika weekend banyak orang melakukan aktifitas memancing disini. Karena saya bukan hobi mancing jadi saya hanya akan jalan-jalan mengelilingi pura saja😀
Oh ya kabarnya kolam yang sangat luas ini dari dulu hingga sekarang di pakai untuk mengairi persawahan yang ada di daerah Mengwi dan sekitarnya, ini bukti kalo memang nenek moyang Bali sudah dari jaman dulu mengenal sistem perairan atau istilah di Balinya bernama Subak. Pura Taman Ayun ini konon di bangun oleh raja pertama Kerajaan Mengwi yakni bernama Tjokorda Sakti Blambangan pada tahun 1634.

Salah satu kemegahan pura adalah memiliki 11 tinggkat ketinggian pura, dimana biasanya hanya ada di beberapa pura saja di Bali.



Cukup menempuh 30 menit perjalanan dari Kota Denpasar ke arah utara saya sudah sampai di lokasi, lalu lintas kendaraan menuju lokasi tidaklah terlalu padat karena lumayan jauh dari wilayah kota. Siang itu cuaca lumayan panas walau matahari sesekali disembunyikan awan tipis, entahlah Bali akhir-akhir ini sangat panas walau seharusnya sudah musim penghujan.
Begitu parkir saya sudah bisa melihat beberapa pemancing duduk sabar di sepanjang bibir garis kolam. Mungkin karena rindangnya pepohonan dan luasnya areal kolam membuat mereka betah mancing disini. Kaki saya lanjutkan melangkah ke dalam areal pura dengan melewati semacam jembatan berbahan dasar batu bata dan dipagari ukiran khas Bali dan yang mecolok adalah ukiran naga yang melilit pagar yang tidak terlalu tinggi. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 3.000 dipintu loket saya bisa mengamati dan menikmati keindahan arsitektur pura. Puas mengelilingi pura dan melihat beberapa sisi kanan-kiri dan dari atas sebuah menara yang malah mirip bangunan pura, kaki saya langkahkan menuju kepenjual minuman dingin, cuaca memang luar bisa panas siang itu, tidak terasa saya menghabisakan sebotol air mineral dan sebotol minuman pengganti ion tubuh, fuiiiihhhhh…

Beberapa orang sedang memancing dari sisi dalam kolam areal pura.


Gapura kedua menuju pura saya ambil dari arah dalam.


Nampak menara yang berdiri di dalam areal jaba pura sebelah barat.


Pagar pembatas taman di luar dan di dalam areal pura yang saya foto dari atas menara.


Kolam air mancur terletak disisi barat pintu masuk pertama


Di dalam areal pura terdapat juga penjual souvenir, mulai dari lukisan kanvas hingga ke lukisan pada kulit telor.


Gapura menuju pura utama


Bangunan penghubung pura kedua dengan pintu gapura utama menuju pura.


Jejeran pura yang berdiri kokoh yang seolah berbaris rapi di sisi sebelah barat areal pura.

3 thoughts on “Melancong ke Pura Taman Ayun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s