Geliat Petani Rumput Laut Pantai Kutuh

Siapa yang menyangkal akan ke elokan pantai-pantai yang ada di Bali? Tak ada, kecuali mereka memang belum pernah ke Bali atau sama sekali tidak pernah tahu akan Bali. Kalo bukan sebagai tempat surfing kemungkinan yang lain adalah menjadi tempat nongkrong untuk sekedar berjemur atau bermalas-malasan. Namun, selain itu di beberapa pantai di Bali menjadi tempat budidaya bertani rumput laut, biasanya pantai yang memiliki perairan yang dangkal seperti di pantai Kutuh ini.

Pada awal-awal kedatangan saya ke pantai ini, pantai ini sangat sepi kecuali pada pagi atau sore hari dimana banyak petani rumput laut melakukan aktivitas bertani, karena memang pada jam-jam seperti itu lautan sedikit lebih dangkal ketimbang di siang hari sehingga memudahkan mereka untuk melakukan panen maupun perawatan. Pantai yang berpasir putih cenderung berukuran agak besar dan berkarang memiliki satu akses jalan menuju kepantai, jalannya beraspal dari arah utara dan sedikit curam karena pantainya sendiri di apit oleh bukit berkapur dan persis diatas bukit sudah mulai berdiri beberapa villa termasuk tanah di depan pantai sudah dikapling dan akan segera dibangun villa-villa lainya, sungguh bikin hati saya jengah.

Sekitar 6 bulan yang lalu adalah kunjungan saya yang terakhir kepantai ini, yang ternyata sekarang mengalami banyak perubahan. Sepertinya desa adat setempat sudah mulai melirik pantai dan lingkungan disekitar untuk dijadikan obyek wisata. Terlihat di dinding-dinding bukit mulai digarap beberapa karya seni terlihat seperti tokoh-tokoh pewayangan, selin itu pantainyapun kini dibikin sepadan atau semacam trotoar namun tidak sampai keseluruhan garis pantai. Mungkin karena sudah mulai banyak bangunan villa  di sekitar pantai hingga garis pantai dibikin seperti ini. Saya lebih suka melihat pantai ini seperti dulu saja, sekarang memang terlihat terawat tapi saya koq tidak yakin bakalan terpelihara. Saya pikir lebih baik dibiarkan alamiah saja, ah apa mau dikata, kita lihat nanti saja dan semoga saja memang akan terus dipelihara.

Lupakan soal perbaikan yang mendadak tersebut mari kita melihat aktivitas para petani rumput laut yang sangat bersahaja ini. Saya selalu suka melihat aktivitas mereka, memperhatikan dan membidik moments sekiranya bisa memberikan sedikit informasi kepada teman-teman blogger. Foto-foto kali ini saya tampilkan dalam hitam putih karena saya pikir dalam tampilan hitam putih foto-foto akan terlihat lebih kuat mengingat cuaca pada saat itu juga mendung dan sedikit berkabut. Indahnya berbagi, enjoy.

One thought on “Geliat Petani Rumput Laut Pantai Kutuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s