Workshop Photography

Awalnya saya tidak yakin suara telpon yang baru saya dengar menawarkan saya menjadi seorang pembicara dalam workshop photography yang akan mereka gelar di Bali, saya pertegas sebagai PEM-BI-CA-RA, ya anda benar, pembicara. Koq rasanya tidak mungkin tawaran itu datang pada saaat ini, okelah saya sebagai fotografer dan terjun di dunia fotografi sudah beberapa tahun tapi pengalaman sebagai pembicara? Nol besar saudara-saudara. Namun tawaran yang datang itu juga bukan dari sebuah perusahaan kecil, “Mas Dedot, nama saya Evan saya dari Majalah Aneka Yess, bla…bla..bla…” Nama besar majalah itu bikin saya hampir semaput dan sejurus kemudian keringat dingin bercucuran, padahal siang itu tidak terlalu panas. Hiii…

Gimana ga grogi di pelototin 50 cewe-cewe belia dan cantik pula😀

Saya pikir jika tidak di ambil kapan lagi bakalan ada kesempatan yang bagus seperti ini, bisa mejeng nama dan foto di majalah gahol anak muda plus bisa ketemu peserta yang semuanya adalah cewe-cewe belia sebanyak 50 orang, surga…😀 Hari itu juga saya setujui “lamaran” jadi pembicara workshop photography, otak langung muter mencari teman-teman yang sekiranya bisa diajak bekerja sama dan munculah beberapa nama yang sepertinya bakalan siap untuk membantu dan walau setengah nama gugur karena alasan kesibukan mereka, setengahnya lagi siap membantu dengan suka rela, puji Brahman.

Materi digodok pagi sampai subuh, waktu luang yang biasanya dipakai nongkrong bersama teman-teman kini di pakai untuk menyiapkan materi dan persiapannya. Persis seminggu waktunya, antara mengerjakan editan foto client yang belum kelar dan mengodok materi yang sangat mempet, hal ini sempet bikin down di tengah jalan.

Singkat cerita acara workshop-pun di gelar di dalam gedung Bajra Shandi (Musium Perjuangan Bali) di Renon. Satu jam sebelum acara saya sudah stand by di lokasi, perasaan senang, gugup dan perasaan-perasaan kemungkinan yang akan terjadi datang campur aduk, hingga akhirnya sempet stag pada saat permulaan topik, entah kemana perginya semua persiapan saya yang sudah ada diotak, blank!!! Wadohhhh… namun atas bantuan MC semua bisa teratasi sampai akhir topik, saya yang seharusnya memberikan materi selama 45 menit entah karena nerves tiba-tiba semua berjalan cepat dalam waktu yang tak lebih dari 25 menit, hikkk… Maklum, kan ini pengalaman pertama saya😀

Semoga saja ini menjadi awal yang baik kedepan, berharap suatu hari nanti saya bisa menjadi seorang pembicara yang lebih siap dan lebih baik lagi, itupun kalau ada yang percaya lagi kepada saya, hehehe. Berikut beberapa foto yang dihasilkan oleh Bobby teman saya, thanks Bob.

Untuk pertama kalinya, grogi abis...

Sesi tanya jawab dengan peserta, lumayan seru dengan MC yang kocak.

Setelah sesi hunting model dilakukan sesi penjurian untuk mendapatkan 5 pemenang.

Ditengah sesi penjurian ditampilkan band Bali yang sudah go nasional, cuman saya lupa nama band-nya maaf😀

Lima foto sudah terpilih dan siap-siap untuk di diumumkan.

Dan inilah para pemenangnya...

3 thoughts on “Workshop Photography

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s