Pengembala domba di situs Candi Boko

Siang itu matahari sangat terik, 7 orang pemuda sedang mengap-mengap mengunjungi situs Candi Boko yang terletak di dataran tinggi, menaiki bukit dengan anak tangga yang panjang, salah satu dari kawanan itu adalalah saya😀

Seingat saya ini adalah perjalanan kami di hari ketiga waktu itu, meski sudah beberapa kali ke Jogja tak sekalipun saya sempat berkunjung ke sini dan karena sebagian besar dari kami belum pernah ke sini jadilah suara terbanyak diambil untuk mengunjunginya. Candi Boko terletak 18 km sebelah timur dari Jogja atau 50 km barat daya Kota Surakarta. Katanya luas keseluruhan komplek candi adalah sekitar 25 ha.

Saya masih memendam cita-cita menjadi seorang pengembala sapi😀

Begitu tiba di pintu gapura pertama candi kami melihat hamparan rumput yang luas dan serakan batu candi yang tak terurus, mata saya langsung tertuju kepada tiga orang anak-anak kecil yang berada di hamparan rumput dengan segerombolan dombanya. Yang bikin saya tertarik adalah salah seorang dari mereka membawa sebuah gitar kecil, sungguh tergerak hati saya untuk mendekati mereka. Penggembala, gitar dan pohon rindang, hmmmm… Dalam hati saya berkata “Duh, betapa menyenangkanya hidup mereka menjadi penggembala domba”. Domba dilepas begitu saja di hamparan rumput dan dibawah pohon rindang mereka berdendang malu-malu tatkala mereka menyadari kedatangan saya. Sambil ngobrol sesekali saya mengambil adegan mereka memainkan gitar sambil menunggu para domba. Menyenangkan bisa melihat mereka karena saya sendiri punya cita-cita kelak tua nanti menjadi seorang pengembala puluhan sapi di sebuah bukit savana, seru kan? Hehehe… Karena mereka malu-malu jadilah saya berunding untuk memberikan mereka sedikit uang asal mereka mau difoto dengan setingan seperti yang saya mau.

Setelah foto dapat seperti apa yang saya inginkan kaki ini saya langkahkan menuju ke atas bukit, dari sini saya bisa melihat keseluruhan komplek candi beserta lembah yang terhampar indah di samping kanan, angin berhembus lembut ingin rasanya tidur barang sebentar saja untuk melepas lelah disiang nan terik. Sampai saat ini saya masih memendam keinginan untuk bisa kembali kesini, namun dengan tujuan mengabadikan sesi foto prewedding, pasti bakalan seru ditambah kehadiran para penggembala domba tadi, semoga saja.

Para penggembala domba dari atas bukit komplek Candi Boko

Reruntuhan candi jadi tempat mainan, sanyang banget.

Tinggalkan para domba dan mereka berdendang.

Setiap melihat penggembala saya selalu ingat kisah-kisah Sang Krishna.

2 thoughts on “Pengembala domba di situs Candi Boko

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s