Desa Petulu, Surganya Burung Bangau

Burung Bangau atau di Bali disebut dengan Kedis Kokokan, burung yang biasanya banyak kita temui di persawahan atau di air payau karena makanan mereka sendiri adalah serangga, ikan kecil dan ketam yang banyak ditemui di habitat seperti itu. Burung yang berbulu putih bersih, sebagian dari mereka memiliki bulu kuning di sekitar leher, berkaki hitam, berparuh kecil dan sedikit panjang memiliki nama latin Bubulcus ibis adalah sejenis bangau kecil. Bangau jenis inilah yang akan banyak anda jumpai ketika anda berkunjung ke Desa Petulu.

Sang Kokokan alias Si Burung Bangau kecil.

Desa Petulu adalah surganya bagi Sang Kedis Kokokan, terletak kurang lebih 25 kilo meter dari Kota Denpasar, desa kecil nan asri yang merupakan bagian dari Kabupaten Gianyar ini terdapat juga banyak petak-petak sawah yang umumnya banyak kita jumpai di Bali. Entah apa yang membuat ribuan burung bangau ini betah tinggal di sepanjang jalan Desa Petulu, tidak hanya memenuhi pepohonan mereka juga banyak bertengger di rumah dan pagar penduduk setempat. Jadi tidak heran akan banyak anda jumpai kotoran burung di sepanjang jalan.

Salah seorang warga yang saya temui mengatakan burung bangau ini mulai tinggal didesa mereka sekitar tahun 1965 berkembang biak semakin banyak sampai sekarang dan tak ada seorangpun warga yang berani mengusik keberadaan mereka. Sebuah hubungan yang unik antara hewan dengan manusia, sungguh harmonis. Datanglah pada pagi hari sebelum jam 08.00 atau di sore hari setelah jam 17.00 karena anda akan menjumpai mereka dengan jumblah yang sangat banyak lain halnya di siang hari sebagian dari mereka akan terbang ke luar desa untuk mencari makanan. Bulan Oktober sampai bulan Maret adalah bulan dimana mereka akan mengalami musim kawin. Datanglah ke Petulu sempatkan diri anda untuk mengunjungi desa nan unik ini.

Foto balai Desa Petulu terletak diseblah barat jalan.

Bertengger di atas pagar-pagar rumah penduduk.

Bertengger diantara ranting-ranting pepohonan.

Kotoran burung bangau sepanjang jalan raya di Desa Petulu.

Mencari ranting untuk membuat sarang.

Bercengkrama dengan anjing di pekarangan rumah.

Dijalan, walau tak begitu jinak...

Lihatlah disepanjang dahan pepohonan, mereka ada dimana-mana.

3 thoughts on “Desa Petulu, Surganya Burung Bangau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s